More
    Rabu 7 Desember 2022

    Detik-detik Relawan Cicurug Peduli Jinakan Ular Sapi

    Must Read

    RBG.ID, SUKABUMI – Anggota Relawan Cicurug Peduli, kembali menangkap seekor ular yang hendak masuk ke pekarangan sekolah di MTs Al- Amin, tepatnya di Kampung Kalangsirna, RT 01/RW 01, Desa Nanggerang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

    Anggota Relawan Cicurug Peduli, Jumali (19) mengatakan, ia mengetahui reptil jenis ular sapi tersebut hendak memasuki pekarangan sekolah itu, saat ia tengah nongkrong sambil minum kopi di sebuah warung yang lokasinya dekat dengan bangunan sekolah tersebut pada Kamis (24/11/202) malam.

    Baca Juga: Ular King Kobra yang Patuk Cece Hingga Tewas, Ditemukan di Belakang Lemari

    “Tadinya ular itu mau masuk ke pekarangan MTs Al- Amin, ketika itu saya sedang berada di warung, kemudian saya coba menangkapnya,” kata Jumali dilansir dari Radar Sukabumi, (grup rbg.id), Jumat (25/11/2021).

    Ular yang memiliki nama latin Coelognathus Radiatus ini, sengaja ia tangkap. Karena, meskipun tidak memiliki bisa yang mematikan. Namun, air liurnya dinilai penuh bakteri sehingga bisa menimbulkan infeksi.

    “Ular ini tidak berbisa, tetapi air liur di mulutnya mengandung bakteri sehingga dapat menyebabkan infeksi pada bekas gigitannya. Seperti halnya spesies ular tikus yang lain, tikus adalah makanan utama ular sapi ini,” bebernya.

    Ular yang memiliki panjang sekitar 1 meter ini, disinyalir hendak memasuki pekarangan bangunan sekolah MTs Al-Amin untuk mencari mangsanya. Terlebih lagi, di pinggiran bangunan sekolah itu, terdapat sungai Cibeber.

    Iya, kemungkinan ular itu naik dari sungai untuk mencari makanannya. Setelah kita tangkap, ular ini langsung kita evakuasi dan diserahkan ke Damkar Pos III Kecamatan Cicurug,” jelasnya.

    Sementara itu, Camat Cicurug, Ading kepada Radar Sukabumi mengatakan, ia sangat mengapresiasi perihal sikap anggota Relawan Cicurug Peduli yang telah berhasil mengamankan seekor ular yang hendak memasuki bangunan sekolah di wilayah yang tengah dipimpinnya itu.

    “Iya, ini bagus. Karena, jika tidak segera ditangkap dikhawatirkan dapat berpotensi kegaduhan bagi siswa di sekolah itu. Meskipun tidak berbisa, tapi kalau gigit siswa kan kasihan,” imbuhnya.

    Baca Juga: Cece Warga Cicurug Tewas Dipatuk Ular King Kobra Saat Tidur

    Pada musim hujan saat ini, ujar Ading, reptil jenis ular ini kerap sekali keluar dari sarangnya untuk mencari mangsa. Untuk itu, ia menghimbau kepada seluruh masyarakat Kecamatan Cicurug untuk senantiasa menggencarkan aksi bersih-bersih di rumah dan pekarangannya.

    “Iya, pola hidup bersih dan sehat harus dilakukan. Jika, di wilayahnya menemukan ular apalagi itu berbisa. Maka disarankan segera melapor kepada pemerintah setempat,” pungkasnya. (Den).

    Terbaru