More
    Rabu 7 Desember 2022

    Uruguay Lawan Korea Selatan: Reinkarnasi Tandem Sehati

    Must Read

    RBG.ID – Bagi Luis Suarez, Piala Dunia kali ini terasa istimewa. Bukan karena ini adalah Piala Dunia terakhirnya bersama Uruguay.

    Tapi, di Qatar ini dia serasa reinkarnasi. Ya, dia diplot jadi partner Darwin Nunez yang usianya lebih muda 12 tahun darinya (Suarez 35 tahun, Darwin 23 tahun).

    El Pistolero—julukan Suarez—flashback pada memori 12 tahun silam. Kala itu, Suarez yang berusia sama seperti Darwin saat ini, menjadi partner striker senior Diego Forlan yang berusia 31 tahun pada Piala Dunia 2010.

    Hasilnya? La Celeste sukses meraih peringkat ketiga. Suarez dan Forlan total mencetak 7 gol dan 4 umpan gol pada ajang yang digelar di Afrika Selatan itu.

    BACA JUGA : Federico Valverde Ingin Tinggalkan Prestasi Uruguay di Piala Dunia

    Forlan bahkan dinobatkan sebagai peraih Golden Ball atau pemain terbaik.

    Kesamaan lainnya adalah kala itu merupakan turnamen debut bagi Suarez-Forlan. Hal serupa juga berlaku kepada Suarez-Darwin di Qatar kali ini.

    Mereka diharapkan bisa langsung tune in pada matchday pertama grup H kontra Korea Selatan malam ini (siaran langsung SCTV/Vidio/mOji pukul 20.00 WIB).

    Bedanya, Suarez-Forlan sudah teruji di 20 laga sebelum tampil di Piala Dunia 2010 dengan mencetak 16 gol dan 6 gol.

    Tetapi, Suarez-Darwin yang baru teruji di 9 laga terakhir, juga layak diperhitungkan. Mereka diyakini bisa menyamai atau melampui Suarez-Forlan.

    Sebab, mereka mengemas 7 gol dan 1 umpan gol atau nyaris 1 kontribusi gol per laga.

    ’’Empat tahun lalu, aku hanya menyaksikan Piala Dunia via televisi. Sekarang, aku di sini (Piala Dunia Qatar, Red) bersama para monster. Kami harus menuntaskan matchday pertama melawan Korea Selatan dengan baik,’’ papar Darwin.

    Kans Suarez-Darwin bisa klop juga didasari kedekatan emosional karier di level klub.

    Ya, Darwin yang saat ini merupakan striker Liverpool FC, seolah mengikuti jejak Suarez ketika melakukannya lebih dulu pada 2011-2014.

    Bahkan, untuk kiprah di musim debut bersama The Reds, Darwin juga hampir mirip dengan Suarez dengan mencetak 5 gol dan 2 umpan gol dari 10 matchweek Premier League.

    Sedangkan Suarez yang bergabung dari AFC Ajax pada bursa transfer musim dingin 2011 mencetak 4 gol dan 5 umpan gol dalam 13 matchweek.

    ’’Dia (Darwin, Red) meledak. Aku yakin akan ada banyak gol dan trofi untuknya di sana (LFC, Red). Aku juga cukup sering berbicara dengannya. Aku ingin membantunya agar dia belajar dari pengalamanmu,’’ ujar Suarez.

    Di kubu Korsel, mereka bisa bernapas lega lantaran wide attacker sekaligus kapten Son Heung-min mendapat lampu hijau untuk tampil malam nanti.

    Sebelumnya, pemain Tottenham Hotspur itu diragukan tampil lantaran cedera retak tulang bola mata kirinya yang belum sepenuhnya pulih.

    ’’Ku rasa meski memakai topeng pun Sonny (sapaan Son, Red) tetap nyaman-nyaman saja. Kami tetap dengan rencana sejak tiba di sini (untuk memainkan Son, Red)’’ ujar pelatih Korsel Paulo Bento. (io/bas)

    Terbaru