More
    Rabu 7 Desember 2022

    Ratusan Jiwa Korban Gempa Bumi di Desa Titisan Enggan Isi Tenda Pengungsian dari Kementrian, Ini Alasannya!

    Must Read

    RBG.ID, SUKABUMI – Ratusan warga Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, yang merupakan daerah terdampak dari guncangan gempa bumi, terus dihantui rasa was-was.

    Kekhawatiran mereka semakin menjadi setelah empat hari lalu guncangan gempa yang berpusat di Kabupaten Cianjur itu, memporak-porandakan ratusan rumah. Terlebih lagi, pada Jumat (25/11/2022) dini hari kembali terjadi gempa susulan dengan kekuatan 4,1 magnitudo.

    Baca Juga: Update Warga Kabupaten Sukabumi yang Terdampak Gempa Cianjur

    Kepala Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, Bambang Nur Arifin mengatakan, saat ini sedikitnya 400 jiwa warga di Desa Titisan masih tetap bertahan di tenda pengungsian.

    “Alasannya, karena warga masih merasa takut akan ancaman gempa susulan yang masih terus terjadi setiap harinya,” kata Bambang dilansir dari Radar Sukabumi, Jumat (25/11/2022).

    Ia menjelaskan, 400 warga terdampak dari guncangan gempa ini, mereka tinggal di sejumlah tenda pengungsian yang beratapkan terpal yang lokasinya dekat dengan rumahnya masing-masing.

    Padahal, pemerintah sudah menyiapkan tenda pengungsian yang sudah disediakan oleh Kementrian Sosial di Lapangan Gedurahayu.

    “400 jiwa ini, tidak memilih tinggal di tenda yang disiapkan Kemensos RI, karena mereka merasa takut akan kehilangan harta bendanya dijarah oleh orang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

    Pemerintah Desa Titisan, ujar Bambang, sudah berulang kali memberikan imbauan kepada ratusan warga terdampak dari bencana alam itu, untuk menempati tenda yang disediakan oleh Kemensos RI.

    Namun, faktanya imbauan tersebut tidak diindahkan warga terdampak gempa bumi itu. “Iya, warga lebih memilih untuk tinggal di tenda-tenda yang mereka buat yang lokasinya dekat rumahnya dengan alasan karena faktor keamanan,” paparnya.

    Baca Juga: Diguncang Gempa Bumi, 336 Rumah di Kabupaten Sukabumi Rusak dan 8 Orang Terluka

    Pihaknya menambahkan, jumlah kerusakan rumah akibat gempa Cianjur yang ada di wilayah desa yang tengah dipimpinnya itu, terdapat 134 unit rumah mengalami kerusakan berat, delapan unit rumah rusak sedang dan 12 rumah diantaranya mengalami rusak ringan.

    “Data ini, hanya sememtara, kemungkinan akan terus bertambah. Mengingat gempa susulan masih terus terjadi,” pungkasnya. (Den).

    Terbaru