More
    Rabu 7 Desember 2022

    Sebelum Ditemukan Tewas, Salman Pamit Antarkan Penumpang ke Cidadap

    Must Read

    RBG.ID,SUKABUMI – Sebelum ditemukan tewas dalam kondisi membusuk, Salman (35) asal warga Kampung Citegal, Desa Cibuntu, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, sempat pamit untuk mengantarkan penumpang.    

    Sebelumnya, Salman ditemukan warga sudah tidak bernyawa, di Ruas Jalur Sabuk Geopark Loji-Palangpang, tepatnya di Kampung Balewer, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas.

    Baca Juga: Inilah Ciri-ciri Mayat Pria yang Ditemukan Membusuk di Jalan Geopark!

    Sulaeman (57) orang tua Salman menjelaskan, sebelumnya Salaman pada Sabtu 23 Juli 2022 lalu pamit kepada keluarga mengantarkan penumpang di sekitar Bagbagan, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan sekitar pukul 15.00 WIB.

    “Iya, ini anak saya 12 hari hilangnya atas nama Salman, pamit ke Girimukti bawa penumpang, hari Sabtu sore tanggal 23 Juli 2022 lalu,” kata Sulaeman, Rabu (03/08/2022).  

    Namun setelah itu, hilang kontak dengan anaknya dan tidak kunjung pulang, sehingga pihak keluarga langsung membuat laporan kehilangan ke Polsek Simpenan dan Polres Sukabumi.

    “Tidak ada kabar sama sekali, makanya sempat di posting di media sosial soal kehilangan. Bahkan lapor resmi ke polres juga. Harapan saya kalau ini korban begal ya pelakunya segera diketemukan dan ditangkap,” tandasnya.

    Jasad Salman diketahui pasca tim medis RSUD Palabuhanratu memeriksa jasad korban. Selain itu, dari pihak keluarga korban mengenali ciri-ciri dari jasad mayat tersebut.    

    “Untuk memastikan, kami membawa keluarganya dan melihat langsung dari pihak keluarga, bahwa yang ditemukan di wilayah Polsek Ciemas benar warga kami. Itu keterangan dari pihak keluarganya,” kata Kapolsek Simpenan Polres Sukabumi, AKP Dadi.

    Dadi menjelaskan, bahwa pada 23 Juli 2022 lalu, keluarga dari Salman membuat laporan orang hilang ke Polsek Simpenan dan Polres Sukabumi, sehingga dibuatkan berita acara orang hilang.

    “Kita belum ada mengarah kepada kriminal, karena laporan orang hilang. Ciri-ciri korban, kalau dari fisik memang sudah hancur, cuma dilihat dari baju ,sepatu, dan helm begitu juga kacamata diakui memang itu keluarganya yang hilang,” paparnya.

    Saat mendapatkan informasi penemuan jasad mayat, kata Dadi, jajaran Polsek Simpenan langsung berkoordinasi dengan Polsek Ciemas dalam melakukan olah kejadian perkara.

    “Tidak ditemukan kendaraannya, tidak ada di TKP, untuk memastikan itu (Korban Begal) harus diotopsi untuk memastikan kematian korban, jika pihak keluarga menginginkan,” tandasnya. (cr2). 

    Terbaru