More
    Rabu 7 Desember 2022

    Sopir Bus Transjakarta Tewas Ditusuk di Jalan Raya Bogor

    Must Read

    RBG.ID-JAKARTA, Nasib tragis dialami seorang sopir Transjakarta. Ia tewas ditusuk di Ciracas, Jakarta Timur pada Selasa (22/11) malam.

    Sopir atau Pramudi bus Transjakarta itu ditemukan tewas dalam keadaan luka tusuk di dada sebelah kanan sekitar pukul 23.19 WIB di Jalan Raya Bogor Km. 26 depan kantor Direktorat Standarisasi dan Pengendalian Mutu, Ciracas, Jakarta Timur.

    Menurut Kapolsek Ciracas Kompol Jupriono, kejadian tersebut diduga awalnya karena cekcok antar pelaku dan korban. Dari keterangan saksi, awalnya terlihat ada dua orang yang mengendarai motor berhenti di lokasi kejadian.

    Baca Juga: Kasus Penganiayaan Wartawan di Karawang, Polisi Sudah Tetapkan Tiga Tersangka

    “Lalu saksi 1 dan saksi 2 melihat ke dua orang tersebut yang tadinya seperti orang sedang ngobrol, tetapi lama-lama terjadi ribut antara mereka berdua,” kata Jupriono dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (23/11/2022).

    Selang sekitar 10 menit setelah keributan tersebut, saksi kemudian melihat ada satu orang lagi yang datang ke tempat kejadian dan tak lama korban sudah tergeletak dengan luka tusuk di dada sebelah kanan.

    “Kemudian saksi 1 dan saksi 2 menghubungi pihak Kepolisian Polsek Ciracas Jaktim,” cerita Jupriono.

    Sementara itu Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Transjakarta, Anang Rizkani Noor mengatakan, kejadian penusukan tersebut terjadi di luar jam kerja pramudi tersebut.

    “Peristiwa itu di luar pekerjaanya, itu ketika beliau pulang dan ada kejadian. Kami belum bisa memprediksi, mengambil kesimpulan yang terjadi,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (23/11).

    Anang mengatakan, pihaknya masih menunggu laporan lengkap dari pihak kepolisian. Ia memastikan bahwa pihaknya akan menemui pramudi dari Mayasari tersebut untuk menyampaikan duka cita. “Pasti Transjakarta menemui keluarga korban dan menyatakan berduka cita,” ucapnya.

    Ia memastikan akan mengevaluasi beberapa hal yang memang jika dalam laporan lengkap kepolisian ada terkait dengan sistem keamanan di Transjakarta.

    Namun, menurutnya, hingga sejauh ini, termasuk jam pulang pramudi yang larut malam tidak menjadi masalah utama kejadian tersebut terjadi.

    “Tidak terlalu malam, sudah biasa dan bukan hanya kejadian itu. Kita tidak tahu apa yang terjadi ketika pergi dan pulang,” tandasnya.(jpc)

    Terbaru