More
    Rabu 7 Desember 2022

    Jenazah Mulai Jadi Mumi, Polisi Sulit Ungkap Penyebab Kematian Satu Keluarga di Kalideres

    Must Read

    RBG.ID-JAKARTA, Penyidik gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Barat tak memungkiri menemui kendala dalam mengungkap penyebab kematian keluarga di Kalideres.

    Salah satu kendala yang ditemukan yakni jenazah sudah mulai menjadi mumi. “Posisi daripada jenazah yang dua ini sudah terjadi mumifikasi. Jadi dokter-dokter sedang bekerja keras saat ini untuk mencari petunjuk sebab-sebab kematian,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi kepada wartawan, Selasa (22/11).

    Hengki tak merinci jenazah siapa yang sudah memasuki mumifikasi. Namun, kondisi ini menyebabkan proses otopsi lebih sulit.

    Baca Juga: Misteri Kematian Satu Keluarga di Kalideres, Saksi Ungkap Kelakuan tak Lazim para Korban

    “Untuk membuktikan penyebab kematian itu prosesnya tidak cepat, dari organ yang diambil contoh untuk diteliti kembali oleh patologi anatomi, itu butuh waktu yang cukup lama kira-kira apa penyebabnya,” jelasnya.

    Sebelumnya, satu keluarga yang terdiri dari empat orang yang ditemukan meninggal dunia di rumah kawasan Kalideres, Jakarta Barat. Keempat jasad bernama Rudyanto Gunawan (71), K. Margaretha Gunawan (58), Dian (42), dan Budyanto Gunawan tersebut ditemukan pada Kamis (10/11/2022) sore. Keluarga itu meninggal diduga karena tidak mengkonsumsi makanan dalam waktu cukup lama.

    Hal itu diutarakan Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Pasma Royce. Menurutnya, dugaan itu setelah dia menerima laporan hasil otopsi dari Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

    “Lambung para mayat ini tidak ada makanan jadi bisa diduga berdasarkan pemeriksaan dari dokter bahwa mayat ini tidak ada makan dan minum cukup lama, karena dari otot ototnya sudah mengecil,” kata Pasma saat ditemui di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (11/11).

    Selain itu, pihaknya juga tidak menemukan tanda kekerasan benda tumpul atau benda tajam di sekujur tubuh korban. Lebih lanjut, Pasma juga menjelaskan satu keluarga itu diperkirakan telah meninggal sejak tiga minggu lalu.(jpc)

    Terbaru