More
    Rabu 7 Desember 2022

    Rekonstruksi Kasus Bapak Bunuh Anak di Depok, Tersangka Peragakan 19 Adegan

    Must Read

    RBG.id, DEPOK – Setelah menjalani pra rekonstruksi beberapa waktu lalu. Rizky Noviandy Achmad (31) yang tega menghabisi nyawa putri kandungnya, KPC (11) dan menganiaya istrinya NI (31) hingga kritis, akhirnya menjalani rekonstruksi atas kasus tersebut di kediamannya, Klaster Jatijajar, Kecamatan Tapos Kota Depok.

    Datang mengenakan kaos tahanan berwarna oranye, Rizky Noviandy Achmad mulai menjalani satu per satu adegan. Totalnya, dia memperagakan 19 adegan dalam rekonstruksi tersebut. Saat pra rekonstruksi beberapa waktu lalu, dia hanya menjalani 15 adegan.

    Dengan begitu, ayah biadab itu harus menanggung akibatnya. Rizky Noviandy Achmad disangkakan melanggar Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan berencana dan atau Pasal 44 Ayat (2) dan Ayat (3) Undang-Undang RI No. 23 Tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga.

    Kapolres Metro Depok, Kombes Imran Edwin Siregar mengatakan, tersangka RNA menjalani 19 adegan dalam rekonstruksi perbuatan kejinya tersebut yang telah disepakati Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok.

    “Ada 19 adegan yang diperagakan dan ini sudah disepakati oleh Kejaksaan Negeri Depok,” ungkapnya kepada Radar Depok (grup RBG.id), Kamis (24/11).

    Menurut Imran, rekonstruksi tersebut belum menunjukan adanya temuan baru atas perbuatan RNA yang menghabisi nyawa putri semata wayangnya tersebut. “Sampai sekarang belum ada,” singkat.

    Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno menerangkan, dalam rekontruksi itu pelaku memperagakan satu per satu adegan ketika dia tega membacok anaknya hingga tewas dan membuat istrinya menangis.

    “Ada 19 adegan peragaan yang langsung diperagakan pelaku,” tuturnya.

    Yogen menegaskan, pelaku menghabisi nyawa putri kandungnya pada adegan ke 19, jumlah itu melebihi adegan dalam pra rekonstruksi. Di mana, adegan yang diperagakan hanya berjumlah 15 adegan.

    “(Pelaku membunuh putri kandungnya) di adegan 19, ada penambahan yang sebelumnya pada waktu pra rekon sebanyak 15 adegan,” ujarnya.

    Meski begitu, dia memastikan, seluruh adegan yang diperagakan pelaku telah sesuai dengan keterangannya dalam Berita Acara Perkara (BAP).

    Peragaan pelaku, lanjut AKBP Yogen, sudah sesuai dalam keterangan BAP. “Sesuai,” ucap Yogen. Sementara itu, Kasi Intelejen pada Kejari Depok, Andi Rio menjelaskan, pihaknya menurunkan dua jaksa untuk mengikuti rekonstruksi kasus pembunuhan anak tersebut.

    “Pihak Kejaksaan Negeri Depok menurunkan dua jaksa untuk mengikuti rekonstruksi kasus pembunuhan satu keluarga yang dilakukan seorang suami, Rizky Noviyandi Achmad,” terangnya.

    Lebih lanjut, kata Andi, Kepala Kejari Depok, Mia Banulita telah menunjuk lima Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus pembunuhan tersebut. Penunjukan itu dilakukan setelah Kejari Depok menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP).

    Bahkan, dia ditunjuk langsung untuk memimpin keempat JPU lainnya yakni Putri Dwi Astrini, Alfa Dera, Tompian Jopi Pasaribu, dan Faisal Anwar.

    “Tersangka RNA diduga melakukan tindak pidana sebagaimana diatur pada Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan berencana dan atau Pasal 44 Ayat (2) dan Ayat (3) Undang-Undang RI No. 23 Tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga sebagaimana SPDP diterima di Kejaksaan Negeri Depok pada tanggal 2 November 2022 dari Penyidik Polres Metro Depok,” urainya.

    Pantaun Radar Depok di lokasi, rekonstruksi itu dihadiri sejumlah JPU dari Kejari Depok, Kuasa Hukum tersangka RNA, dan sejumlah saksi lainnya. Selanjutnya, pelaku RNA yang dihadirkan nampak mengenakan kaos tahanan berwarna oranye. (ger/rd)

    Reporter: Gerard Soeharly
    Editor: M. Agung
    Sumber: Radar Depok

    Terbaru