More
    Rabu 7 Desember 2022

    BPJS Ketenagakerjaan Gelar ‘Ngopi Berkawan’ Bareng Wartawan Depok

    Must Read

    RBG.id, DEPOK — BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Cabang Depok menggelar kegiatan ‘Ngopi Berkawan’ atau Ngobrol Pintar BPJS Ketenagakerjaan Cabang Depok bersama Wartawan Kota Depok, di JPW Cafe, Jalan Boulevard Grand Depok City, Kamis (24/11).

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan pada Sekretariat Daerah Kota Depok, Sidik Mulyono, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Depok, Achiruddin, Kepala Bidang Kepesertaan, A. Riza Chaerani, dan puluhan wartawan Kota Depok.

    Dalam kegiatan ini, disampaikan sejumlah pertanyaan oleh para wartawan seputar program BPJS Ketenagakerjaan.

    “Kami sampaikan sejumlah cakupan program bagi pekerja bukan penerima upah. Di antaranya, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT),” ungkap Achiruddin.

    JKK yang dimaksud adalah kecelakaan yang terjadi dalam hubungan kerja, termasuk kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan dari rumah menuju tempat kerja atau sebaliknya, dan penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja.

    “Banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh peserta BPJS Ketenagakerjaan, salah satunya JKK ini,” tutur Achiruddin.

    Kemudian ada JKM. Menurut Achiruddin yaitu peserta yang meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja. Dimaksudkan untuk meringankan beban keluarga baik dalam bentuk biaya pemakaman maupun santunan berupa uang.

    “Dalam JKM ini terdapat urutan ahli waris. Yaitu janda/duda, anak, orang tua, cucu, kakek/nenek, sudara kandung, mertua. Bila dari keseluruhan urutan tersebut tidak ada, dapat dibayarkan kepada pihak yang ditunjuk tenaga kerja dalam wasiatnya,” ucapnya.

    Lalu ada JHT. Ada sejumlah syarat dalam program JHT ini. Yaitu mencapai usia pension 56 tahun, mengalami cacat total tetap untuk selama-lamanya, meninggal dunia, mengundurkan diri dan terkena PHK, serta meninggalkan negara Indonesia selama-lamanya alias pindah kewarganegaraan.

    Senada, Kepala Bidang Kepesertaan, A. Riza Chaerani menyampaikan tentang sistem keagenan Perisai BPJS Ketenagakerjaan. Ia menyebutkan, kantor Perisai adalah organisasi yang berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum yang berfungsi untuk membantu penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan.

    “Sedangkan Perisai adalah orang atau perorangan atau individu yang merupakan anggota Perisai, dan bertugas melakukan sosialisasi dan akuisisi serta membantu pengurusan administrasi kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan,” terang Riza. (**/gun)

    Terbaru