More
    Rabu 7 Desember 2022

    Belasan Korban Gempa Cianjur Mengungsi ke Leuwisadeng

    Must Read

    RBG.ID-BOGOR, Sebanyak 19 warga korban bencana gempa Cianjur mengungsi ke rumah saudaranya di Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor.

    “Ada belasan warga Cianjur mengungsi ke rumah saudaranya sejak Selasa pagi sampai sekarang,” kata Kepala Desa Sibanteng, Didin Hafiduddin ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (24/11/2022).

    Pemerintah desa sudah memberikan bantuan berupa pakaian anak sampai kebutuhan makanan selama tinggal di wilayahnya.

    Baca Juga: Armand Maulana Ikut Konser Amal Untuk Bantu Korban Gempa Cianjur

    “Kami bantu dan memberikan mukena (alat salat) sarung, dan kaos. Kami sudah berkoordinasi ke Dinsos untuk membantu sembako,” ucapnya.

    Didin menambahkan, pihaknya akan terus memantau kondisi dan kebutuhan korban gempa Cianjur ini selama tinggal di rumah saudaranya tersebut.

    “Mereka juga masih bagian dari kita, harus selayaknya diberikan tempat. minimal menghilang rasa trauma pasca gempa yang menimpa wilayahnya,” kata Didin.

    Dari 19 orang, sambungnya, kebanyakan dewasa dan hanya empat anak yang pindah sementara sambil menunggu berangsur membaik kondisi di Cianjur.

    “Mereka semuanya masih saudara dan menetapnya di rumah besan (mertua) di Sibanteng,” pungkasnya.

    Sementara warga Desa Sibanteng, Dede Zulkifli mengatakan bahwa 19 orang terdiri dari 5 Kepala Keluarga (KK). Mereka warga Cianjur korban bencana gempa bumi mengungsi di rumahnya di Kampung Jambu, Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng.

    “Jadi dari awal kejadian mereka langsung dibawa ke sini menggunakan mobil ambulan. Tiba di sini sekitar pukul 02.00 Wib dini hari,” ucap Dede Zulkifli kepada wartawan.

    Pria yang akrab disapa Izul itu mengatakan, dari 19 orang warga Kampung Mangun, Desa Mangun Kerta, Kecamatan Cibenang, Kabupaten Cianjur tersebut, 3 orang kembali ke rumahnya.

    “Sekarang sisa ada 17 orang karena yang tinggal di sini. Kalau yang tiga orang lagi kembali ke daerah Ciranjang, Cianjur,” kata Dede.

    Sementara Camat Leuwisadeng, Rudi Mulyana menegaskan bahwa keluarga besar Cianjur terkena gempa dengan 4 kepala keluarga yang kebetulan suami korban asal Leuwisadeng.

    “Jadi ada kerabat suami Silka yang bernama Reza menjemput dengan ambulan untuk mengevakuasi dari lokasi kejadian,” ungkap Rudi.

    Rudy menuturkan, untuk warga yang sakit diberikan obat dari tim kesehatan dan ada yang dirujuk ke RSUD Leuwiliang. Mereka dilakukan pemeriksaan karena ada dislokasi.

    “Sebagian besar kondisi baik dan beberapa orang sakit ringan seperti pusing, flu. Sudah diberikan obat sesuai anjuran dokter dan satu ibu hamil, kondisi janin baik. Sementara satu orang dibawa untuk pemeriksaan karena curiga dislokasi,” tutupnya.(abi)

    Terbaru